Monday, March 19, 2007

Puisi By Jikustik

Aku Yang Pernah, Engkau Kuatkan
Aku Yang Pernah, Kau Bangkitkan
Aku Yang Pernah, Kau Beri Rasa

Saatku Terjaga, Hinggaku Terlelap Nanti
Selama Itu, Aku Akan Selalu Mengingatmu.........

Reff:
Kapan lagi kutulis untukmu
Tulisan-tulisan indahku yang dulu
Pernah warnai dunia
Puisi terindah ku hanya untukmu

Mungkinkah kau kan kembali lagi
Menemaniku menulis lagi
Kita arungi bersama
Puisi terindahku hanya untukmu

My Angelis

Forgive Me Father

Forgive Me Father!!!!!

Forgive Me Father!!!!!

Forgive Me Father!!!!!

Forgive Me Father!!!!!

Bisakah Kita Mulai Kembali

Hanya dirimu yang sampai saat ini berada didalam hati ini http://www.geocities.com/joprast masihkah ada kesempatan kedua buat memulai kembali sesuatu yang pernah putus untuk kita rajut lagi. Oh My GOD semua tentang dia begitu membuatku tergila-gila dan tidak bisa tertahankan lagi, dia begitu sangat berarti.

My ANGELIS ( My Angel Lois Indah Setyawati ) kamu akan selalu dihatiku sampai kapanpun.

Oh My GOD buat diriku mampu menyatakan kembali untuk yang kedua kalinya.

Semuanya sekarang terasa musnah samar-samar menghilang tiada tau arah mana yang mau dituju.

Judika, thanks banget buat Lagunya..... sangat-sangat menyentuh sekali. GBU man.

God Will Give Next Hope ....

Yang haus dilegakan

Setelah sekian lamanya penuh dengan keresahan dan kegundahan menjalani hidup, akhirnya mulai terlihat jelas, apa yang diinginkan selama ini mulai terlihat samar-samar dan harus terwujud tanpa ada halangan lagi, kupanjatkan PUJI SYUKUR kepada Tuhan YME.

Bulan April Tanggal 25 Tahun 2007 adik nomor 4 (empat) akan diwisuda. Terima Kasih adik, kamu telah tepat waktu buat menyelesaikan kuliahmu, terima kasih Tuhan buat bantuan-Mu yang tiada henti detik demi detik.

Sekarang tinggal memikirkan diriku ini, sudah waktunya buat si Qiyep mencari pendamping hidup.

Semoga Tuhan menuntun jalan ini lagi, biar semua bisa berjalan lancar, maafkan diriku buat semua yang mungkin pernah merasa kecewa, itu semua aku lakukan demi tujuan ini, semoga saya bisa menjadi laki-laki yang sebenarnya pada waktunya nanti, mohon doa restunya.

Amin.

Friday, July 14, 2006

Sejuk dan Kesejukkan Hati

Terima Kasih buat penghijauan di Kota kita tercinta Surabaya, musim kemarau sudah datang mulai bulan mei tahun 2006 kemarin dan semakin kelihatan kemaraunya menanjak ke bulan juli ini, kota Surabaya yang biasanya di siang hari bisa mencapai suhu 33 derajat Celcius sekarang ini sudah tidak terasa panas dan sumuk, malah cenderung dingin, apakah ini dikarenakan penghijauan di Surabaya, soalnya sudah banyak orang Jakarta yang berkunjung ke Surabaya mengatakan kalau Surabaya tidak begitu panas, akan tetapi masih ada keluhan mengenai ARUS LALU LINTAS yang masih belum TERTIB dan saling SALIP antar sesama pengendara, berbeda dengan di Jakarta mungkin lebih sedikit tertib...... banyak sekali berita di media elektronik mengatakan kalau diberbagai tempat diseluruh pelosok Indonesia kekurangan AIR BERSIH karena kemarau, dimana sumber air yang biasanya mengalir sudah mulai mengering dan tidak bisa lagi dipakai sebagai sumber air, lagi-lagi pemerintah disalahkan, sampai kapankah pemerintah disalahkan, sebetulnya itu bisa diselesaikan antar pemerintah daerah jangan melulu malah mengeluh ke pemerintah pusat, ternyata memang manajemen pemerintahan di Negara kita masih kacau balauwwww yawwww......... sampai kapan kesejukkan hati ini bisa kita nikmati bersama tanpa ada yang saling menyalahkan, disaat hujan kita banjir disaat kemarau kita kekeringan, Tuhan sudah memberikan yang terbaik buat kita, tinggal kita bagaimana memanaj sumber daya alam yang ada, jangan-jangan salahkan Generasi Muda sekarang ini, itu karena ulah generasi Tua yang selalu mementingkan diri sendiri yang akhirnya ditiru sampai generasi berikutnya, hingga pada saatnya nanti kita ini akan menjadi Negara yang paling menderita melebihi penderitaan Ethiopia..... busung lapar sudah menjadi momok yang sangat memukul wibawa Indonesia dengan slogannya Gemah Ripah Loh Jinawi, Jer Basuki Mawa Bea, bagaimana ini bisa terjadi, sudah parahkan moral-moral orang Indonesia karena kita tidak bisa memfilter perkembangan jaman yang semakin GLOBAL dan tidak mengenal ampun, dimanakan kita bisa menemukan kesejukkan, sekali lagi kesatuan dan agama adalah ujung tombak agar Negara kita menjadi lebih Stabil tidak labil seperti sekarang ini..... masih adakah kemurnian didalam sebuah perjalanan hidup manusia Indonesia yang benar-benar mengabdi buat Negara, Bangsa dan Keluarga seumur hidupnya....

Mulailah kita berbenah dengan tertatih-tatih menjadi seorang bayi kembali dimana bayi itu mengemban beban yang sangat berat karena kekurangan GIZI dan kekurangan sumber kesehatan, dan sangat minim tempat aman...... dengan lingkungan yang tidak sehat, akankah bisa bertahan sampai menuju usia lanjut, dikelilingi oleh deburan angin yang dahsyat dari segala penjuru bumi...........

Kita butuh kesejukkan yang bisa menenangkan jiwa dan raga menuju pikiran sehat dan manusiawi tanpa ada keserakahan dan perhitungan bisnis semata.

Wujudkanlah Negara Indonesia yang sejukkkkkkk dan Kesejukkan itu akan datang pada kita kelak..... bila Kita bisa bersama-sama berjuang demi NEGARA dan BANGSA.

Salam Damai dan Kesejukkan

Wednesday, July 12, 2006

Sebuah Kesabaran

Waktu berjalan begitu cepat, tiada terasa hidup semakin terasa tua... begitu banyak lamunan yang menghasilkan rasa baru dalam hidup, mengerti akan arti dari kematian dan mengerti arti dari kebaikan dibalik keserakahan, mengapakah semua orang disisiku menjadi seperti binatang buas yang ngga mengenal ampun terhadap mangsa ataupun teman sendiri, masih adakah manusia yang bisa mengendalikan semua manusia yang serakah ini, yang seperti binatang ini... saya perlu menemukan sebuah jawaban yang sesungguhnya sedang terjadi pada bumi ini.... akankah TUHAN mengerti keinginan hati ini, kenapakah kita selalu waspada dan berhati-hati padahal bahwasanya sang pencipta mengatakan kita jangan khawatir, buat orang yang percaya pastilah mudah mengerti akan hal ini ( jangan khawatir ) burung-burung diudara pun bisa hidup tenang dan damai kenapa kita tidak, adakah jawaban yang tepat untuk menggambarkan kondisi negara ini sekarang, ada yang bilang bahwa manusia indonesia adalah manusia KULI, ada yang bilang bahwa manusia indonesiia adalah manusia bodoh dan dungu, ada yang bilang manusia indonesia adalah manusia kerdil/pengecut, dan mungkin masih akan ada lagi istilah negatif yang mereka berikan kepada kita sesama manusia indonesia, sampai kapankah hal ini berlanjut dan berhenti untuk mengolok-olok bangsa sendiri dan saling menghancurkan sesamanya sendiri, tiadakah kedamaian abadi yang bisa menenangkan hati dan pikiran seorang anak manusia yang tengah mencari jati diri yang sesungguhnya telah ada didalam jiwa bangsa indonesia yang berbudi pekerti luhur, bersikap tenggang rasa, tepo seliro, legowo, taqwa lan sakpanunggalanipun, GUSTI paring panglipur dumateng sedoyo, sumonggo kito sami dawuh pangraksomo dumateng GUSTI bilih kawulo menika saestu tiyang ingkang katah DUSO, Ngapunten Duh GUSTI, AMIN.

Kenapakah harga diri mengalahkan kedamaian, kenapakan kesombongan mengalahkan kedamaian, mengapakah kekayaan mengalahkan kedamaian, kenapakah iri dengki mengalahkan kedamaian, kemanakah kedamaian itu........ akankah itu sebuah kesabaran dan kekuatan iman yang bertekuk lutut dibawah Sang Khalik...... sang pencipta alam semesta....

Kesabaran mengalahkan semuanya, kedamaian ada didalam kesabaran.... tidurlah dengan tenang kawan, karena TUHAN punya rencana yang mulia buat orang-orang yang terhilang.....

I Miss U GOD......... Thank's Very Much For Each Day That U Gave To My Life AMINnnn!

Monday, June 19, 2006

Yang Kutakutkan

Setelah sekian lama dikhawatirkan akhirnya terjadi juga, padahal sebelumnya ngga pernah terpikirkan akan seperti ini, karena adanya banyak pertimbangan yang akhirnya dirasakan merugikan diri sendiri, tapi untuk sebuah arti pengorbanan itu tiada artinya sama sekali, jadi teringat Filmnya Constantine, John Constantine Ass Hole...... sorry.. Sacrifice is more important than any, keresahan hati membawa duka yang mendalam tanpa ada penyelesaian, karena memang hidup harus seperti itu untuk menambah ketabahan iman dan menambah ilmu didalam menjalani kehidupan, lupakan semua yang pernah aku beri dan semua yang pernah aku lakukan padamu, karena diantara kita memang ngga akan pernah ada penyelesaian bukan karena kesalahan dirimu, tetapi karena kelemahanku sebagai laki-laki sejati, aku merasa diriku ini IMPOTEN, barangkali itu ucapan yang pas buat aku, biarkan semua ini menjadi kenangan dan ngga akan terlupakan, dan biarkan waktu yang menjawab semua kenangan ini, dirimu lebih berarti dibandingkan dengan siapapun didalam hidup ini, kamu telah memberi arti hidup yang sangat lebih buatku, semoga kamu bahagia bersama kebebasanmu dan kesuksesanmu tanpa ada gangguan dari diriku ini yang tau apa2, dan ngga tau berterima kasih, semua itu karena EGO-EGO-EGO, dan saya yakin itu bisa dihilangkan kalau memang ada niatan tulus dan suci untuk mengasihi dan mencintai, one more time SACRIFICE, Oh GOD Forgive Me, She's My Angel, Don't ever let her go from my side, That's my ego to my angel....... it's all Up To U GOD, I allay to what U give, Nice Moment, Nice Place, Nice Woman and Nice Live/Life.............

Amin......

Friday, May 26, 2006

Kenapa Harus selalu ada Ego

Tadi pagi baca opini di Koran Jawa Pos, tentang kenaikan Jesus Christ, isinya bagus untuk dipakai buat renungan, tentang sosial dan culture di negara kita ini, tapi ada yang kurang berkenan di dalam hati ini, kenapakah harus ada bumbu egoisme sang penulis opini, karena menurut saya itu peringatan hari kenaikan Jesus Christ diperingati bukan hanya oleh umat Katolik saja, yang lainnya juga ada, disela opini yang bagus kenapa pribadi yang menyampaikan masih memikirkan kepentingan golongannya, padahal topik yang dia bikin adalah masalah solidaritas umat untuk rakyat yang mengalami kesusahan di jaman sekarang ini, harusnya tidak ada embel-embel nama Katolik, walau itu hanya sebagai semacam wacana saja, tetapi tetap itu ada unsur egoistis didalam opini yang di sampaikan, semoga ada yang mau membaca tulisan saya ini, dan terima kasih sekali buat opininya, bahwasanya sekarang waktunya kita benar-benar punya Agama, bukan karena Agama dipakai untuk kepentingan golongan dan dipakai sebagai kedok berorganisasi ataupun untuk berbisnis, jangan pergunakan ilmu bisnis dalam penerapan hidup kita dalam ber-agama....... adakah Tuhan mengajarkan demikian..... selama kejahatan iblis meraja lela, Tuhan tida ada melupakan umatnya yang masih WASPODO.......... lawan EDANE JAMAN... GBU ALL

Chaouuuu

Friday, April 28, 2006

Akhirnya

Akhirnya tuntutan dikabulkan, dengan perjuangan panjang dan melelahkan dengan melalukan aksi demonstrasi dan turun ke jalan demi mendapatkan kesejahteraan dan hak-hak yang mereka ambil dari kami.......

Dengan menimbulkan banyak ketidaknyamanan diberbagai pihak, ada yang diuntungkan ada yang dirugikan, berkenan masalah keadilan, seandainya hal ini bisa dikompromikan ngga akan seperti ini jadinya, turut bersedih juga buat orang-orang yang semestinya tidak ikut mendapatkan musibah atau kerugian tetapi tetap mendapatkannya, semoga mereka dikuatkan..... salam dari kami bapak... sudah cukup banyak hasil dan kerja bapak buat kami... Tuhan yang balas kebaikan bapak........

Damn woman, why till this time still had a woman with a stupid mind, just thinking her self, never speak up with the good mind and attitude.... couse she's an educator, why she's never cange.... stupid person.....

Hope GOD will give the best for her..... sayonara or good bye lady... We don't need you anymore, couse u are unuseless for us......

God Is Good for people who believe in to it.

Chauuu

Monday, March 27, 2006

Menumpuk

Kerjanya hanya browsing dan ngeblog, cari mp3.....

Semakin lama semakin menumpuk dan menumpuk, mau dikerjakan lembur ngga ada uang lembur, kalo dikerjakan lembur harus ada camilan, mau dikerjakan di kost ga ada komputer.
Dikerjakan dikampus mesti ada saja godaannya.

Lama kelamaan kerjaan inti malah terbengkelai karena terlalu mengurusi yang lainnya, ya nasib jadi bawahan, partner kerja ngga ada, skill cuma seorang diri ga ada temen.

Saya butuh partner kerja, saya jangan dikasih kerjaan lainnya, saya ingin kerja di backoffice saja, saya ingin job description diperjelas.

Kenapa konflik antara Yayasan dan Rektorat tidak pernah ada pemecahannya. Apakah semuanya sudah pada pendirian yang kuat, kemanakah visi misi yang sudah diemban selama 25 tahun buat kampus tercinta, kenapa harus ada yang dihancurkan, bukannya kita sedang membangun sebuah rumah megah.. yang butuh direnovasi, diperindah, diperkaya accessorisnya, diperkaya khasanah rumahnya, kenapa harus dihancurkan karena ada konflik antar keluarga, dijual, dibiarkan saja tanpa ada perawatan, manajemen amburadul, pengembangan SDM stagnan, kesejahteraan dikesampingkan, menimbulkan konflik intern yang tiada habisnya....

Tolong perhatikan kami, jangan hanya kami dijadikan budak saja, sejahterakan kami, maka pondasi rumah akan semakin kuat dan semakin berakar.

Bapak kost pernah bilang, Indonesia ini memang sudah dibikin begitu dari dulu jaman penjajahan, semua manusia dikasih pola pemikiran yang cupet, dan sekarang ini sudah mendarah daging dan tidak mungkin diobati penyakit yang satu ini.

Tetapi kami masih punya semangat kerja, masih punya senyum, masih punya banyolan... bikin hidup lebih hidup saja dengan kawruh sakduluran... jadi tidak terasa kesedihan yang menyelimuti...

Lets Go to the community of orang-orang terasing.